Penumpang Kapal Laut Mengalami Penurunan Hingga 50%

Penumpang pelabuhan balikpapan
Penumpang pelabuhan balikpapan
UPP-Kelas-2-Bulukumba.png
jumlah penumpang berangkat terbanyak pada 22 Desember sebanyak 1.029 orang dan pada 26 Desember, 1.090 orang. Sedangkan, pembludakan penurunan penumpang pada 27 Desember sebanyak1.154 orang.

Balikpapan – Balikpapan mengalami penurunan. Penurunan penumpang kapal laut pun sangat jauh. Tahun ini hanya mencapai 47,9 persen.

Dari data yang terlampir di posko Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuahan (KSOP) Kelas I Balikpapan, sejak 18-29 Desember atau selama 12 hari, jumlah penumpang Nataru 2020 sebanyak 11,779 orang. Jumlah ini menurun dibanding tahun lalu, yakni, 24.582 orang. Perkiraan dalam persen, penurunan sebanyak 52,1 persen.

Kepala Bidang Lalu Lintas Laut (Kabid Lala) KSOP Kelas I Balikpapan Trijotho Sukristiyono menerangkan, degradasi penumpang akibat adanya wabah yang tengah menyebar di seluruh bumi. “Kemungkinan besar masyarakat lebih memilih liburan di rumah,” katanya, Rabu (30-12-2020).

Dia menjelaskan, jumlah penumpang berangkat terbanyak pada 22 Desember sebanyak 1.029 orang dan pada 26 Desember, 1.090 orang. Sedangkan, pembludakan penurunan penumpang pada 27 Desember sebanyak1.154 orang. 

Kabid Lala Trijotho Sukristiyono menambahkan, untuk arus balik nantinya belum dapat diprediksi. Pasalnya, saat pandemi sekolah pun dilakukan via daring. Sehingga puncak arus balik belum bisa dipastikan. “Kalau berkaca pada tahun sebelumnya, arus balik dapat ditentukan pada jadwal masuk sekolah dan kerja,” tutupnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Berita Lainnya